Dasar Bahan Jeans

Saat mendengar kata jeans, Anda akan familiar dengan kata denim. Tahukah Anda bahwa jeans dan denim itu sama sekali berbeda? Kali ini Bandros akan mengajak Anda untuk mengenal bahan jeans. Apa saja? Yuk simak artikel di bawah ini.

Tidak sedikit orang yang mengira bahwa denim itu adalah jeans. Padahal keduanya adalah hal berbeda. Denim bukanlah salah satu jenis jeans. Denim adalah nama dari bahan untuk membuat celana jeans. Jadi, denim adalah bahannya, sedangkan jeans adalah denim yang sudah diproses menjadi celana. Nah, kali ini tidak keliru lagi ya perbedaannya. Yuk, mengenal bahan jeans lebih dalam.

Sejarah Denim dan Jeans

Denim tercipta di Kota Nimes, Perancis. Awalnya bahan ini disebut ‘Serge de Nimes’ kemudian popular dengan sebutan de Nime atau denim. Materialnya terbuat dari kain kokoh yang berasal dari beberapa kain, seperti kain katun twill, kain dasar sutra yang dicampur wool.

Di Inggris, denim juga terkenal sejak awal abad ke-17. Pada masa ini, Inggris sudah memiliki pabrik denim sendiri. Kemudian kain denim semakin terkenal di kalangan para penggemar fashion di Eropa dan daratan Amerika. Hingga akhirnya denim ini menjadi bahan dasar celana cowboy.

Jeans sendiri merupakan merk dari celana berbahan dasar denim. Jeans didiagnosa dari kata Genoese, yakni istilah yang menunjukkan pelaut dari Genoa, Italia yang memang mengenakan kain biru berat sekitar abad ke-17. Seorang penjahit bernama Jacob Davis, yang bereksperimen mem buat berbagai model pakaian dengan bahan denim. Suatu hari pelanggannya mengeluh bahwa celana buatannya kurang tahan hingga akhirnya Davis menambahkan rivet pada celana buatannya, rupanya karya celananya bertahan dan memiliki sambutan positive.

Karena kuatir dengan hak cipta, akhirnya Davisbekerja sama dengan Levi Strauss yang merupakan seorang pedagang sukses di California. Mereka sepakat untuk membagi keuntungan sama rata. Celana berbahan denim yang pertama kali mereka patenkan adalah ‘Levi’s 501 jeans’.

Mengenal Jenis Bahan Jeans

Untuk mengenal Jenis-jenis bahan denim, Anda bisa mengkategorikannya berdasarkan karakter fisik kainnya.

Dry denim/ raw denim

Disebut ‘dry’ karena jenis bahan jeans ini tidak melalui proses pencucian. Prosesnya bahan dasar denim yang langsung dijahit sehingga texture bahannya cenderung lebih keras dan kaku. Namun texture bahannya akan semakin luntur seiring pemaikan dan pencucian.

Wash denim

Kebalikan dari dry denim, jenis ini melalui proses pencucian sehingga warnanya lebih cerah dan lebih lentur teksturnya.

Pre-washed denim

Pre-washed, jenis ini sama dengan washed denim hanya saja cenderung lebih cerah pada titik tertentu dan menonjolkan garis lipatan pada denimnya.

Stretch denim

Stretch denim adalah kain denim yang dicampur dengan bahan elastis yaitu spandex. Kadar campurannya sekitar dua hingga tiga persen saja. texturnya elastis dan lentur. Jenis denim ini terbilang baru, dan paling sering digunakan untuk membuat celana jeans, terutama jeans wanita.

Poly denim

Denim ini dicampur dengan polyester. Bahan ini membuat kain denim yang dibuat menjadi lebih ringan dan cocok digunakan untuk acara formal atau semi-formal. Kain poly denim ini juga lebih tipis sehingga cepat kering ketika dicuci.

Ramie denim

Bahan denim yang satu ini dicampur dengan serat tanaman rami. Campuran ini menghasilkan kain menjadi lebih halus dan mengurangi kerutan-kerutan pada kainnya. Denim jenis ini juga tidak mudah kotor dan mudah menyerap air sehingga menjadi lebih kuat kalau basah. Selain itu, kain denim jenis ini juga tidak kehilangan bentuknya seiring waktu.

Black Coated denim/ waxed denim

Bahan denim ini dilapisi dengan cat akrilik berwarna hitam untuk mengawetkan warna denimnya dan membuat kainnya tahan lebih lama. Lapisan tersebut membuat kain denim menjadi terlihat mengkilap seolah mengenakan celana kulit.

Selvedge denim

Jenis ini bisa dibedakan pada jalinan hasil tenunnya yang terdapat pada bagian samping kain. Fungsinya untuk menghindari kain yang sudah ditenun terlepas atau terdedel. kata Selvedge sendiri diambil dari frase Self-Edge, artinya untuk melindungi diri sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *