Lapak Asal Negeri Paling Hits 2017 Pada E-Commerce di Indonesia

E-Commerce di indonesia dinyatakan resmi sebagai pemain besar pada e-commerce se-Asia Tenggara tahun 2017. Lalu apa dampaknya kepada pelaku bisnis online?

Observasi riset ini berasal dari data riset Metisa di techinasia, sebuah aplikasi metrik yang mampu meng-convert data e-commerce untuk penjualan, milik sebuah perusahaan konsultan digital marketing. Riset tersebut compare pada e-commerce di berbagai negara Asia, seperti: Indonesia, Philipina, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Singapura. Analisa riset tersebut diambil berdasarkan pada data traffic setiap e-commerce sejak bulan Februari 2017, baik traffic dari web maupun mobile.

Tidak hanya berasal dari data traffic, Justin Yek selaku CEO Metisa menjelaskan bahwa riset tersebut dipadukan dengan beberapa sumber terpercaya, local internet service provider, dan alat metric yang beragam yang hasilnya transfaran, independent, dan netral.

Hasilnya?

Traffic tertinggi pada e-commerce versi web dan mobile berasal dari Lazada, Tokopedia, Elevania, dan Bukalapak asal Indonesia. Menurut Yek, hal tersebut diindikasi oleh 250 miliyar populasi penduduk Indonesia yang begitu besar.

Apa dampaknya jika Indonesia adalah Pemain Besar dalam e-commerce ?

Tentu saja hasil riset tersebut memberi fakta menarik pada beberapa hal, diantaranya :

Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa merata karena e-commerce

Angka besar traffic tersebut membenarkan prediksi mengenai pertumbuhan pangsa pasar e-commerce di Indonesia selalu meningkat signifikan meski perlahan.

Perkembangan usaha perdagangan berbasis online (e-commerce) di Indonesia sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2016 saja total jumlah e-commerce di Indonesia mencapai 26,2 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, dari Sensus Ekonomi 2016 yang dilakukan pihaknya, muncul data sementara jumlah e-commerce yang ada di Indonesia. Dalam ‎kurun waktu 10 tahun, jumlah e-commerce di Indonesia meningkat sekitar 17 persen. Porsentase itu mensinyalir peluang bisnis online Anda akan jauh lebih besar dan berprospek daripada yang Anda kira.

Bagi pebisnis, e-commerce memiliki dampak positif berupa pengurangan biaya operasional dan dapat memperlebar pangsa pasar, sehingga efisiensi biaya dan efektifitas operasional menjadi kemudahan untuk pengembangan bisnis jauh lebih besar.

Berkembangnya e-commerce akan memberi dorongan pada perekonomian wilayah yang lebih merata, semakin besarnya perputaran capital di suatu wilayah bisa menyebabkan semakin pesatnya pertumbuhan ekonomi, serta transaksi yang lebih mudah selama 24 jam dan kemudahan proses pembayaran menyebabkan perputaran capital semakin cepat. Pertumbuhan ekonomi menjadi lebih merata karena saat ini pemasaran produk-produk dari perdesaan tidak terhalang oleh jarak.

Kepercayaan konsumen berbelanja online bertambah

Seperti yang dilansir WJS di tahun 2014, Bahwa penyebab utama orang Indonesia tidak percaya untuk berbelanja online karena tidak semua orang Indonesia memiliki kartu kredit.

Pada tahun 2016, Facebook Indonesia melakukan riset mencari penyebab kenapa orang Indonesia masih enggan berbelanja online. Hasilnya seperti yang dilansir di media ini, faktor orang Indonesia enggan bertransaksi online adalah sistem pembayaran dan masalah kepercayaan.

Tahun ini, data traffic pengguna layanan e-commerce meningkat, hal tersebut bisa disebut kepercayaan orang Indonesia berbelanja online juga semakin bertambah. Meski belum sebanding dengan kuantitas penggunaan internet di Indonesia namun perlahan konsumen online pun dipastikan meningkat signifikan setiap tahunnya. Fenomena yang menarik, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *